Sulawesi Tenggara memiliki banyak kisah inspiratif tentang kegigihan masyarakat dalam membangun usaha lokal. Salah satu cerita sukses yang patut dijadikan motivasi adalah perjalanan La Ode Gunawan, seorang pengusaha sederhana yang berhasil mendirikan dan mengembangkan Toko Sembako Gunawan di Kota Kendari. Kisah beliau menjadi simbol semangat pantang menyerah, ketekunan dan kepedulian terhadap komunitas sekitarnya.
La Ode Gunawan lahir di sebuah keluarga sederhana di pesisir Kendari. Masa kecilnya dilalui dengan berbagai tantangan ekonomi. Sejak duduk di bangku SMP, Gunawan terbiasa membantu orang tuanya berjualan di pasar tradisional. Pengalaman tersebut menanamkan nilai kerja keras dan tanggung jawab dalam dirinya. Setelah tamat SMA, ia memutuskan untuk bekerja di sebuah toko sembako di kawasan Mandonga, Kendari demi membantu ekonomi keluarganya.
Tahun 2003 menjadi titik balik bagi Gunawan. Dengan tabungan yang dikumpulkan selama beberapa tahun, ia memberanikan diri menyewa sebuah kios kecil di kawasan Pasar Anduonohu, Kendari. Toko sembako yang ia buka dinamai Toko Sembako Gunawan . Awalnya, ia hanya mampu menyediakan beras, minyak goreng, dan gula pasir. Namun, perlahan-lahan usaha tersebut mulai dikenal oleh masyarakat sekitar berkat layanan ramah dan harga yang bersaing.
Usaha yang dijalankan Gunawan tidak selalu berjalan mulus. Tantangan besar muncul ketika terjadi kenaikan harga bahan pokok dan persaingan yang semakin ketat dengan toko-toko lebih besar. Tidak jarang Gunawan mengalami kerugian akibat penurunan daya beli masyarakat. Namun, berkat kegigihan dan kemampuan beradaptasi, ia terus mencari solusi. Salah satu strategi yang ia lakukan adalah mengadakan promo khusus dan memberikan layanan pengantaran sembako gratis untuk pelanggan yang berada di sekitar toko.
Selain itu, Gunawan juga aktif membangun relasi dengan para pemasok sembako di Kota Makassar dan Buton. Demi menjaga stok tetap aman dan kualitas barang selalu terjamin, ia rutin berkomunikasi langsung dengan para petani, supplier beras, dan distributor minyak goreng. Kedekatan dengan pemasok membuat Toko Sembako Gunawan mendapatkan harga lebih murah, sehingga bisa menjual produk dengan harga kompetitif.
Pada tahun 2010, Toko Sembako Gunawan mulai berkembang pesat. Gunawan berhasil memperluas toko dengan menyewa kios tambahan sehingga produk yang dijual semakin beragam seperti telur, tepung, mie instan, sabun, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Ia juga memperkenalkan sistem pembayaran secara kredit bagi pelanggan langganan, terutama ibu rumah tangga dari lingkungan sekitaran toko.
Semangat pelayanan dan inovasi terus ditingkatkan. Gunawan juga mulai memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan tokonya. Melalui Facebook dan WhatsApp, ia rutin membagikan informasi promo harian serta harga-harga sembako terbaru. Langkah ini berhasil menarik perhatian kalangan muda maupun pedagang kecil yang mulai banyak berbelanja di toko Gunawan.
La Ode Gunawan tidak hanya berorientasi pada keuntungan pribadi. Ia dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap masyarakat. Melalui program sembako murah, ia membantu warga kurang mampu di sekitar kecamatan melakukan pembelian sembako dengan harga khusus, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. Toko Sembako Gunawan juga menjadi tempat magang bagi anak-anak muda yang ingin belajar berdagang dan mengenal dunia usaha.
Bahkan di masa pandemi COVID-19, Gunawan tetap konsisten mendukung masyarakat. Ia menyediakan paket sembako gratis bagi keluarga yang terdampak dan ikut serta dalam gerakan sosial membagikan masker kepada para pembeli. Usahanya mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk RT dan Kelurahan setempat yang mengakui kontribusinya dalam membantu ketahanan pangan komunitas lokal.
Ada beberapa kunci utama di balik kesuksesan La Ode Gunawan dan Toko Sembako Gunawan:
Dari kisah ini, ada pelajaran penting bahwa modal besar bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan bisnis. Justru nilai-nilai seperti kerja keras, kejujuran, dan kepedulian terhadap sekitar membawa dampak besar bagi pertumbuhan usaha di tengah persaingan ketat.
Kisah La Ode Gunawan menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di Kendari dan Sulawesi Tenggara. Ia membuktikan, siapapun bisa meraih kesuksesan asal mau berusaha dan memanfaatkan peluang dengan baik. Gunawan selalu menekankan pentingnya menjaga etika, berani mencoba hal baru, dan tetap rendah hati dalam pelayanan.
Beliau juga sering mengadakan pelatihan singkat seputar cara berdagang kepada anak-anak muda yang tertarik membuka usaha sembako. Melalui sharing pengalaman, Gunawan berharap semakin banyak generasi baru yang tumbuh menjadi wirausahawan handal, membangun ekonomi keluarga dan membantu perekonomian daerah.
Sampai saat ini, Toko Sembako Gunawan masih menjadi salah satu toko sembako favorit di Kendari. Gunawan terus berinovasi dengan memperluas jaringan toko dan membuka cabang di beberapa titik strategis. Ia merencanakan untuk mendirikan koperasi sembako berbasis komunitas sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Harapan Gunawan adalah agar usahanya tetap bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. Ia ingin seluruh tim dan keluarganya ikut merasakan manfaat dari bisnis yang telah dibangun selama puluhan tahun. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, ia yakin bahwa Toko Sembako Gunawan akan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kendari.
Perjalanan La Ode Gunawan dalam membangun dan mempertahankan Toko Sembako Gunawan di Kendari adalah bukti nyata bahwa siapa saja bisa sukses asalkan memiliki semangat, dedikasi, dan keinginan membantu sesama. Kisah beliau bukan hanya cerita tentang usaha sembako, tetapi juga tentang kepedulian sosial dan inspirasi bagi generasi berikutnya. Toko Sembako Gunawan hingga kini tetap dikenal sebagai toko sembako yang jujur, murah, dan penuh pelayanan ramah bagi semua lapisan masyarakat di Sulawesi Tenggara.