Kisah inspiratif Wa Ode Sri, seorang ibu rumah tangga di Kendari, Sulawesi Tenggara, bermula dari keinginan sederhana untuk membantu ekonomi keluarga. Ia memulai usaha frozen food di tahun 2017 dengan modal sederhana berupa freezer bekas dan keahlian membuat aneka makanan beku rumah tangga.
Modal awal Wa Ode Sri hanya sekitar Rp1 juta. Dengan tekad yang kuat, ia pun mulai memasarkan produk-produk buatannya ke lingkungan sekitar, tetangga, dan rekan-rekan. Produk utama yang dibuat antara lain nugget ayam, sosis, bakso, dan otak-otak yang diracik dengan resep sendiri agar cita rasanya berbeda dari produk pabrikan.
Usaha Frozen Food Sri tidak selalu berjalan mulus. Di awal, Sri menghadapi tantangan berupa keterbatasan modal, minimnya pengetahuan pemasaran digital, dan persaingan dengan produk-produk besar yang sudah dikenal masyarakat. Namun, Ia tidak menyerah, bahkan semakin gigih mempelajari strategi pemasaran modern.
Selain itu, tantangan supply bahan baku juga kerap muncul. Sri harus pintar mencari supplier ayam segar dan bahan-bahan lain dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas untuk memastikan produknya tetap aman dan lezat.
Kesulitan adalah batu loncatan. Jika kita mau belajar dan berusaha, pasti ada solusi. Wa Ode Sri
Dengan kreativitas dan keuletan, Wa Ode Sri mulai memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram untuk mempromosikan frozen food buatannya. Ia membuat foto produk semenarik mungkin, memberikan penjelasan detail tentang bahan dan keamanan produk serta mengedepankan pelayanan cepat kepada pembeli.
Berkat upaya tersebut, dalam waktu kurang dari setahun, Frozen Food Sri mulai dikenal dan dipercaya masyarakat Kendari. Sri juga mulai melakukan inovasi produk dengan menambah varian seperti ayam crispy, fish stick, dan dimsum. Selain itu, Sri menggunakan kemasan yang menarik dan ramah lingkungan, serta selalu menjaga kebersihan dan kualitas produk.
Pada tahun 2019, Wa Ode Sri mulai mendapat pesanan dari luar Kendari, seperti Baubau dan Kolaka. Ia berhasil memperluas jangkauan pemasaran dengan sistem pre-order dan pengiriman menggunakan jasa ekspedisi. Kini, penghasilannya dari bisnis frozen food mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta per bulan, jauh meningkat dari awal memulai usaha.
Frozen Food Sri juga sudah mempekerjakan 4 orang karyawan tetap dan beberapa karyawan harian, membantu membuka lapangan kerja baru di lingkungan sekitar. Setiap minggu, Sri menerima pesanan dari berbagai komunitas, instansi, dan pelanggan individu yang loyal karena kualitas rasa dan pelayanan yang prima.
Jangan takut memulai bisnis dari rumah. Penting untuk percaya pada diri sendiri dan terus belajar.
Banyak pelanggan yang memuji Frozen Food Sri karena praktis, higienis, dan bisa disimpan untuk stock makanan di rumah. Salah satu pelanggan loyal, ibu Fitri dari Kendari, menyatakan:
Frozen Food Sri selalu enak, anak-anak suka. Variasinya banyak dan harganya terjangkau. Pelayanannya ramah, pengiriman cepat, dan produk selalu fresh.
Testimoni positif seperti ini turut menjadi motivasi bagi Wa Ode Sri untuk terus mengembangkan usahanya dan menjaga kualitas produk.
Wa Ode Sri sangat bersyukur karena didukung penuh oleh keluarganya terutama suami dan anak-anak. Mereka turut membantu proses produksi dan pengiriman. Selain keluarga, komunitas UMKM di Kendari menjadi tempat bertukar pengalaman, mendapatkan ilmu bisnis, dan memperluas jaringan.
Sri aktif di beberapa komunitas seperti UMKM Kendari Berkembang dan Forum Wirausaha Muslimah. Di sinilah Ia berbagi tips, belajar digital marketing, dan mengikuti pelatihan-pelatihan pengembangan usaha.
Sri percaya bahwa modal usaha bukan hanya uang, tetapi juga keinginan, kreativitas, dan konsistensi.
Ke depan, Wa Ode Sri berharap Frozen Food Sri bisa menjadi usaha yang lebih besar, mendapat izin BPOM serta bisa menjangkau pasar luar Sulawesi Tenggara. Ia juga ingin membuka cafe atau outlet khusus yang menjual produk-produk frozen food dan makanan siap saji dengan resep original keluarga.
Tak hanya itu, Sri bercita-cita memberikan pelatihan gratis bagi ibu-ibu rumah tangga agar mereka bisa memulai usaha sendiri dan membantu ekonomi keluarga. Bagi Sri, usaha bukan sekadar mencari keuntungan tetapi juga menjadi sumber berkah untuk lingkungan sekitar.
Kisah Wa Ode Sri dan Frozen Food Sri di Kendari adalah contoh nyata bahwa keberhasilan bisa diraih dari rumah asal ada tekad, usaha keras, dan kemauan untuk terus belajar. Sri membuktikan bahwa UMKM lokal mampu berdaya saing dengan produk-produk besar dan menjadi solusi ekonomi bagi banyak keluarga di Sulawesi Tenggara.
Jika Anda ingin memulai bisnis, tirulah semangat dan strategi Wa Ode Sri. Mulai dari sekarang, berani mencoba, dan pantang menyerah. Siapa tahu, kisah sukses Anda berikutnya akan menginspirasi banyak orang!